Penerapan pajak progresif kendaraan bermotor di bali telah disosialisasikan dan dilaksanakan pada bulan Juni ini

Pajak Progresif adalah salah satu manuver yang digalang-galang mampu memberikan nilai tambah bagi peningkatan pendapatan derah lewat pajak kendaraan bermotor.
Pajak ini cukup memberikan rasa adil bagi khalayak masyarakat wajib pajak, semakin banyak punya kendaraan (mobil) ya pajaknya pula semakin meningkat.
Hal tersebut disampaikan Kadispenda Prov. Bali Wayan Suarjana SE, MT, di sela-sela acara sosialisai pelaksanaan Pajak Progresif di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali pada tanggal 28 April 2014. Di hadapan para undangan yang di hadiri ketua-ketua Komisi di DPRD Prov. Bali, Kapolda Bali, Majelelis Utama Desa Pekraman, staf ahli Setda Prov. Bali, para Kepala SKPD, Rektor Perguruan Tinggi Se-Bali, Pengusaha, wartawan media cetak dan electronik pada acara yang sama Sekretaris Daerah Prov. Bali Cokorda Ngurah Pemayun SH, MH yang di wakili Asisten III ( Bidang Administrasi Umum ) I Made Santha SE, dalam sambutannya Menyatakan pajak Progresif yang akan kita laksanakan adalah sebuah amanat UU. No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang di tuangkan pelaksanaannya dalam perda Prov. Bali no. 1 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah yang seyogyanya telah kita laksanakan tahun 2011. Maka dari itu pelaksanaan Pajak Progresif bagi kendaraan roda empat fungsi pribadi, dan akan kita launching penerapannya pada Juni 2014 di seluruh UPT. Samsat se-Bali.
Pajak progresif kendaraan bermotor adalah merupakan penerapan tarif pajak kendaraan bermotor secara bertingkat sesuai dengan urutan kepemilikannya yakni :
– kepemilikan kendaraan pertama sebesar 1,5% (satu koma lima persen), 
– kepemilikan kendaraan kedua sebesar 2% (dua persen), 
– kepemilikan kendaraan ketiga sebesar 2,5% (dua koma lima persen), 
– kepemilikan kendaraan keempat sebesar 3% (tiga persen), dan
– kepemilikan kendaraan kelima dan seterusnya sebesar 3,5% (tiga koma lima persen), 
sehingga dengan dilaksanakannya pemungutan pajak secara progresif ini diharapkan dapat memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memberikan keadilan bagi wajib pajak, dimana semakin banyak wajib pajak memiliki kendaraan maka pembayaran Pajak Kendaraan Bermotornya semakin meningkat pula, yang tujuannya untuk melanjutkan pelaksanaan pembangunan Daerah Bali khususnya serta mendukung program Bali Mandara Jilid II kedepan. Pelaksanaan pajak progresif ini dilaksanakan berdasarkan nama dan atau alamat yang sama sesuai dengan Nomor Kartu Keluarga.
I Dewa Made Dwi Juliana, S.Sos, M.Si Kasi PKB Dispenda Prov. Bali disisi lain mengatakan saat ini jumlah kendaraan bermotor dari berbagai jenis di bali cukup tinggi yakni 3.037.665 buah (per, 31 Desember 2014), hal initidaklah sesuai dengan pembangunan ruas jalan hingga dapat mengakibatkan kemacetan di Mana-mana.
Sekretaris Dispenda Prov Bali I Gede Darmawa, SE.Msi di sisi lain mengatakan penuh harap semoga sosialisasi ini sebagai langkah perdana yang cukup jitu untuk menyebarkan informasi tentang pajak progresif keseluruh wajib pajak di Bali. Harus disadari bahwa sebagai warga negara yang baik kita harus mengutamakan kepentingan pemerintah demi pembangunan dan kesejahteraan rakyat banyak (Aditara)

Baca disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s